Oleh: Pdt. Yakub Tri Handoko

Kita sudah belajar tentang pilihan Allah, bahwa Allah memilih sebagian orang sejak kekekalan untuk diselamatkan di dalam Yesus Kristus. Bagi siapa saja yang dipilih Allah sejak kekekalan, maka orang itu juga akan dipanggil secara efektif. Artinya orang-orang itu bukan hanya mendengar Injil di telinga mereka saja, namun Roh Kudus mengerjakan hati mereka, sehingga mereka mampu menerima Injil itu. Jadi bukan hanya mendengar tetapi mampu menerima dan mempercayakan diri kepada Yesus Kristus. Itulah panggilan efektif. Hari ini kita akan belajar dari pertanyaan: Apakah manfaat panggilan efektif itu bagi kita?

Manfaat pertama: Pembenaran (justification). Pembenaran berbicara tentang status hukum kita di hadapan Allah, yang dianggap benar berdasarkan ketaatan Kristus yang sempurna di atas kayu salib. Di dalam Roma 3:21-22 Paulus mengatakan bahwa kita dibenarkan bukan karena perbuatan atau berdasarkan hukum Taurat, tapi kita dibenarkan karena iman di dalam Kristus Yesus. Ketika kita berbicara bahwa kita dibenarkan, maka kita berbicara tentang Allah yang tidak memperhitungkan kesalahan kita kepada diri kita. Dalam Roma 4:7-8, Paulus mengutip dari Mazmur 32:1-2: “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya. berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya”. Itulah yang terjadi kepada kita, pada saat kita menerima panggilan efektif, percaya kepada Kristus, maka dosa-dosa kita tidak diperhitungkan lagi kepada kita.

Bukan hanya dosa-dosa kita yang tidak diperhitungkan kepada kita, tetapi juga bahwa kebenaran Kristus diperhitungkan kepada kita. Di dalam 2Korintus 5:21 dan Galatia 2:16, dengan jelas dinyatakan di sana bahwa Kristus dijadikan berdosa karena kita, supaya kebenaran Kristus menjadi bagian kita. Manfaat pertama adalah pembenaran. Kita yang dahulu orang-orang berdosa, kita sekarang menjadi orang-orang yang benar. Hal ini terjadi bukan karena kita berbuat yang benar, tetapi karena kita dihisapkan kepada kebenaran Kristus, melalui ketaatan Kristus yang sempurna kepada Bapa sampai di atas kayu salib.

Manfaat kedua: Pengangkatan sebagai anak-anak Allah (adoption). Dalam Yohanes 1:12-13, diceritakan tentang sebuah kelahiran yang berbeda, yaitu kelahiran dari atas atau kelahiran baru, yang diberikan kepada siapa saja yang percaya kepada Yesus Kristus. Barangsiapa yang percaya kepada nama-Nya, maka orang itu diberi kuasa atau otoritas sebagai anak-anak Allah. Kita yang dahulu adalah musuh-musuh Allah, tapi karena iman kita kepada Kristus dan karena Kristus yang mewakili kita, maka kita juga dijadikan anak-anak Allah. Walaupun status kita dengan Kristus berbeda; Kristus adalah Anak Allah secara hakikat, kita adalah anak-anak Allah secara adopsi/pengangkatan. Tapi paling tidak, itu adalah manfaat panggilan efektif bagi kita.

Roh Kudus-lah yang bekerja di dalam hati kita, dan memampukan kita berseru “Ya Abba, ya Bapa” (Rom. 8:15). Di tengah situasi yang sulit sekalipun, kita selalu diingatkan bahwa kita adalah anak-anak Allah; dan jika kita adalah anak-anak Allah, maka kita juga adalah ahli waris. Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia (Rom 8:16-17). Jadi manfaat yang kedua adalah pengangkatan sebagai anak.

Manfaat ketiga: Pengudusan (sanctification). Pengudusan berbicara tentang pembaharuan hidup kita secara terus menerus. Setelah kita dibenarkan dalam Kristus secara status, maka kita secara nyata juga mengalami transformasi rohani hari demi hari, dimana kita diubah menjadi semakin serupa dengan Kristus (lih. 2Kor. 3:18, Kol 3:10). Pembaharuan ini terjadi melalui proses menanggalkan manusia lama atau menanggalkan dosa-dosa yang lama, dan kita mulai hidup di dalam kehidupan yang baru. Paulus banyak berbicara tentang hal ini dalam Efesus. 4:17-32, ketika dia mengatakan bahwa setelah mengenal Kristus, hidup kita seharusnya berubah menjadi lebih baik daripada hidup kita sebelum mengenal Kristus. Paulus juga seringkali menyebutkan tentang menanggalkan pakaian yang lama lalu mengenakan pakaian yang baru. Inilah proses yang harus kita ikuti terus-menerus. Setiap hari kita harus belajar meninggalkan dosa dan belajar untuk melakukan kebenaran. Ini manfaat yang ketiga yaitu, pengudusan.

Manfaat keempat: kita menerima berkat-berkat rohani yang lain (Other spiritual blessings). Alkitab mencatat begitu rupa, bahwa semua orang yang percaya kepada Yesus Kristus, menikmati banyak hal, antara lain: damai sejahtera dengan Allah, kasih karunia dan pengharapan, keyakinan terhadap kasih Allah (Rom. 5:1-5), sukacita (Rom. 14:17), kepastian keselamatan (1Yoh 5:13). Ada begitu banyak berkat rohani indah yang Tuhan sediakan bagi kita. Kita merasakan damai sejahtera. Kita hidup di dalam kasih karunia dan pengharapan. Kita memiliki keyakinan terhadap kasih Allah. Kita menerima sukacita. Kita juga menerima keyakinan tentang keselamatan kita.

Empat hal inilah yang Tuhan sediakan bagi kita: pembenaran, pengangkatan sebagai anak, pengudusan, dan berkat-berkat rohani yang lain. Kiranya kita dihiburkan dengan berita ini. Tuhan memberkati kita.